Month: December 2020

Cara Merawat Kelinci Hamil

Cara Merawat Kelinci Hamil

Saat hamil, kelinci perlu dirawat untuk menjaga kesehatan induk beserta bayinya. Oleh karena itu, peternak harus memahami cara merawat kelinci hamil. Selain itu, perawatan dan perhatian ekstra selama kehamilan mutlak dibutuhkan untuk mengurangi risiko gangguan.

Hal ini berkaitan dengan masalah yang mungkin datang saat kelinci sedang hamil, seperti mastitis (inflamasi kelenjar ambing), toksemia kehamilan (kekurangan nutrisi), hingga kasus induk membunuh dan memakan anaknya.

Saat mendapati kelinci peliharaan Anda hamil, maka sebaiknya pastikan terlebih dahulu dengan bantuan dokter hewan. Hal ini diperlukan untuk menghindari risiko kehamilan palsu akibat adanya perubahan hormonal. Berikut ini referensi cara merawat kelinci hamil yang diharapkan dapat berguna bagi Anda.

Memperkirakan masa awal kehamilan kelinci

Masa kehamilan kelinci diperkirakan berlangsung antara 31 hingga 33 hari. Meski begitu, masa kehamilan setiap kelinci bisa berbeda (umumnya) menurut jumlah bayi yang dikandungnya.

Untuk itu, Anda perlu meminta bantuan dokter hewan untuk menghitung masa kehamilan kelinci. Pasalnya, anak kelinci yang tidak dilahirkan pada hari ke-32 dapat berisiko mati dalam kandungan.

Memberikan asupan nutrisi yang tepat

Saat tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup, kelinci hamil dapat menyerap ulang janin (aborsi). Oleh karena itu, kelinci hamil perlu memperoleh nutrisi yang cukup.

Anda dianjurkan untuk mengubah pola makannya secara bertahap dan berikan air minum cukup serta makanan berkualitas, seperti wortel, tomat, seledri, selada, mentimun, parsley, dan pakan butir.

Anda dapat mencampurkan beragam sayuran tersebut dengan air (menyerupai salad). Meski harus makan dengan cukup, Anda perlu mengurangi asupannya saat dua hari menjelang kelahiran. Namun, air minum harus tetap tersedia untuk mengurangi risiko gangguan medis selama kehamilan.

Menyediakan kotak sarang

Kelinci membutuhkan kotak sarang saat melahirkan karena anak kelinci lahir dalam kondisi buta, tuli, dan belum memiliki bulu sehingga belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri. Anda dapat membuat kotak sarang sendiri dengan menggunakan kayu bersih ataupun membelinya di toko hewan.

Namun sebaiknya Anda menghindari penggunaan plywood karena kandungan formaldehidanya dapat menyebabkan kerusakan saluran pernapasan dan saraf. Agar kotak sarang tetap hangat, Anda dapat menambahkan potongan jerami atau kertas.

Itulah tiga cara merawat kelinci hamil yang bisa Anda praktikkan dari peternak yang jual kelinci flemish giant. Selain ketiga hal tersebut, Anda juga perlu waspada saat kelinci melahirkan untuk menghindari risiko distosia (gangguan persalinan).

Sebaiknya, pastikan lokasi persalinan jauh dari hal-hal yang membuat induk kelinci gugup, seperti suara gaduh, adanya hewan lain, serta cahaya, panas, atau dingin yang berlebihan.